Jenis kelamin & Gender
Ini yang g temuin di buku sosiologi g, karangan Kamanto
Sunarto, edisi revisi.
Sgt menarik!
Perempuan pada umumnya dikaitkan dengan ciri kepribadian
tertentu seperti wajak ke ibuan, tidak agresif, berhati lembut, suka menolong,
emosional, tergantung, memanjakan, Peduli terhadap keperluan orang lain dan
mempunyai seksualitas feminin. Sedangkan laki-laki dikaitkan dengan cirri
kepribadian keras, agresif, menguasai dan seksualitas kuat.
Namun dalam penelitian Mead selama beberapa tahun di
kalangan suku Apreash yang tinggal dipegunungan, suku Mundugumor yang tinggal
ditepi sungai, dan suku Tschambuli yang tingal ditepi danau.
Mead menemukan bahwa klasifikasi tersebut ternyata tidak
berlaku bagi ketiga kelompok etnik tersebut. Menurut Mead kepribadian kaum
perempuan maupun laki-laki di kalangan suku Arapesh cenderung kearah sifat
tolong-menolong, tidak agresif, dan penuh perhatian terhadap kepentingan orang
lain, disana tidak dijumpai seksualitas kuat kearah kekuasaan.
Pada suku Mundugumor, baik laki-laki maupun perempuan
diharapkan untuk berkepribadian agresif, perkasa dan keras disertai seksualitas
kuat sedangkan kepribadian yang mengarah ke sifat keibuan dan watak melindungi hampir
tidak nampak.
Sedangkan pada suku Arapesh dijumpai bahwa kaum perempuan
justru bersifat menguasai sedangkan kaum laki-laki berkepribadian emosional dan
kurang bertanggung jawab.
Dari temuan di lapangan mengenai tidak adanya hubungan
antara kepribadian dan jenis kelamin ini. Mead menyimpulkan bahwa kepribadian
laki-laki dan perempuan tidak tergantung pada factor jenis kelamin melainkan
dibentuk oleh factor kebudayaan. Perbedaan antarmasyarakat maupun antar
individu menurut Mead adalah hasil proses sosialisasi, terutama pola asuhan
dini yang dituntun oleh kebudayaan masyarakat yang bersangkutan.